Update Kebijakan Subsidi & Bansos

Lemhannas Sebut Ekonomi Kuat Perkuat Ketahanan Nasional

Lemhannas Nilai Pertumbuhan Ekonomi Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Nasional

Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia atau Lemhannas menilai percepatan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi faktor penting untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global.

Baca Juga “Penguatan Kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam dan Tata Kelola Ekspor Perkuat Ekonomi Domestik

Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily, mengatakan Indonesia perlu memiliki strategi ekonomi yang tepat untuk menghadapi ketidakpastian global yang memengaruhi kondisi geoekonomi dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Ace Hasan saat membuka Seminar Program Pendidikan Penyiapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan ke-27 di Gedung Lemhannas, Jakarta, pada Selasa.

Lemhannas Soroti Dampak Geopolitik terhadap Ekonomi Nasional

Menurut Ace Hasan, ketegangan geopolitik global saat ini berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia, termasuk pergerakan pasar keuangan dan iklim investasi di berbagai negara.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat resiliensi ekonomi nasional melalui kebijakan yang terukur, hati-hati, dan efektif.

“Di tengah situasi ketidakpastian geopolitik yang berpengaruh kepada geoekonomi global, kita harus memiliki strategi yang tepat dalam mengantisipasi sekaligus memperkuat resiliensi,” kata Ace Hasan.

Ia menilai penguatan ekonomi nasional tidak hanya penting untuk menjaga pertumbuhan, tetapi juga untuk mendukung stabilitas sosial dan ketahanan negara dalam jangka panjang.

Penguatan Investasi dan Dunia Usaha Jadi Fokus Pemerintah

Lemhannas menilai iklim investasi yang sehat menjadi salah satu fondasi utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Ace Hasan mengatakan pemerintah perlu terus memperkuat kemudahan berusaha dan koordinasi lintas kementerian maupun lembaga agar dunia usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan juga sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah volatilitas pasar global.

Kebijakan ekonomi yang terintegrasi dinilai dapat membantu Indonesia menghadapi tekanan eksternal sekaligus menjaga momentum pertumbuhan domestik.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dinilai Masih Resilien

Dalam kesempatan tersebut, Ace Hasan juga mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 yang mencapai 5,6 persen.

Angka tersebut dinilai menunjukkan daya tahan ekonomi nasional di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik internasional.

“Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi kita terbukti kuat dan resiliensi,” ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, serta aktivitas industri dan perdagangan yang masih tumbuh positif.

Ketahanan Nasional Tidak Hanya Bergantung pada Sektor Pertahanan

Lemhannas menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan sektor militer atau keamanan, tetapi juga mencakup kekuatan ekonomi, sosial, dan stabilitas nasional secara menyeluruh.

Karena itu, percepatan pertumbuhan ekonomi dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tahan bangsa menghadapi tekanan global.

Ace Hasan juga mengingatkan pentingnya menjalankan kebijakan ekonomi yang tetap berpijak pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Seminar P3N Diharapkan Hasilkan Gagasan Strategis

Dalam seminar tersebut, Lemhannas meminta peserta Program Pendidikan Penyiapan Pimpinan Nasional menyampaikan pemikiran strategis terkait percepatan pertumbuhan ekonomi dan penguatan ketahanan nasional.

Ace Hasan berharap forum tersebut dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi pemerintah dalam menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi global.

Menurutnya, kontribusi pemikiran dari para peserta pendidikan kepemimpinan nasional penting untuk memperkuat strategi pembangunan Indonesia di masa depan.

Ekonomi Kuat Dinilai Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Pengamat ekonomi menilai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi memang menjadi faktor utama dalam menjaga ketahanan nasional suatu negara.

Di tengah perubahan geopolitik global, negara dengan fondasi ekonomi yang kuat cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi tekanan eksternal, termasuk gejolak pasar, krisis energi, dan perlambatan perdagangan internasional.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, stabilitas fiskal, serta perlindungan terhadap sektor strategis nasional.

Dengan penguatan investasi, koordinasi kebijakan, dan peningkatan daya saing ekonomi, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mempertahankan pertumbuhan sekaligus memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Baca Juga “Kebijakan Ekonomi Makro dan Fiskal 2027: Jebakan Omon-Omon, Kualitas Design Kebijakan, dan Menteri KW3