Regulasi Digital & E-commerce

Bank Raya Dorong Digitalisasi UMKM di Lala Market 2026

BANK RAYA PERKUAT DIGITALISASI UMKM DAN BRAND LOKAL DI LALA MARKET 2026

Bank Raya semakin menegaskan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi UMKM dan mendukung brand lokal melalui Lala Market Vol.10, yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 di City Hall Venue, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan. Kehadiran Bank Raya sebagai Bank Partner bertujuan mempermudah transaksi digital bagi para pelaku usaha sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Event ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif sekaligus mempraktikkan solusi digital secara langsung.

baca juga”Cek Bansos PKH Tahap 1 Lewat HP, Begini Cara Mudahnya

Lala Market Vol.10: Kolaborasi UMKM dan Brand Lokal

Lala Market Vol.10 menampilkan lebih dari 120 booth yang menghadirkan brand lokal di sektor fashion, lifestyle, dan kuliner. Acara ini bukan sekadar bazar, tetapi juga ajang edukasi penggunaan teknologi digital. Pengunjung dapat merasakan kemudahan transaksi cashless menggunakan QRIS Bank Raya melalui aplikasi Raya, yang membuat setiap pembayaran lebih cepat, aman, dan transparan.

“Kami melihat peluang besar bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital agar pertumbuhan usaha lebih optimal. Bank Raya hadir untuk menyediakan solusi praktis yang membantu pelaku usaha mengelola keuangan dengan lebih efisien,” ujar Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya.

Inisiatif Digitalisasi UMKM

Bank Raya menekankan bahwa digitalisasi UMKM bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga soal pengelolaan keuangan yang lebih baik. Melalui aplikasi Raya, pelaku usaha dapat mencatat setiap transaksi secara digital, memantau arus kas, dan mengelola promosi atau diskon secara terintegrasi. Fitur ini memudahkan UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Kami ingin UMKM dan brand lokal tidak hanya eksis secara fisik di event, tetapi juga mampu beradaptasi dengan ekosistem digital yang berkembang pesat. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar nasional maupun internasional,” tambah Kicky.

Program Promo dan Dukungan Bank Raya

Untuk mendukung partisipasi pengunjung, Bank Raya menghadirkan promo khusus selama acara berlangsung. Setiap transaksi menggunakan QRIS Bank Raya minimal Rp150.000 berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp35.000. Selain itu, pengunjung yang membuka rekening di booth Bank Raya akan memperoleh merchandise eksklusif dan akses promo menarik lainnya.

Program ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan layanan digital sekaligus memberikan insentif bagi nasabah baru dan lama, sehingga pengalaman berbelanja di Lala Market menjadi lebih menyenangkan dan edukatif.

Peran Literasi Keuangan dan Inklusi Digital

Bank Raya melihat event seperti Lala Market sebagai sarana literasi keuangan digital. Edukasi ini penting agar pelaku UMKM memahami manfaat teknologi perbankan digital, dari transaksi cashless hingga pengelolaan keuangan usaha secara profesional. “Keikutsertaan kami dalam berbagai event komunitas dan kreatif merupakan strategi memperluas inklusi digital, sekaligus memperkuat hubungan antara bank, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelas Kicky.

Dampak Positif bagi UMKM dan Brand Lokal

Selain memberikan kemudahan transaksi, kolaborasi ini membuka peluang bagi UMKM dan brand lokal untuk meningkatkan eksposur, memperkenalkan produk, serta membangun branding yang lebih kuat. Event ini juga menjadi platform networking bagi pelaku usaha untuk bertukar pengalaman, menjalin kemitraan, dan belajar langsung dari praktik digitalisasi yang diterapkan Bank Raya.

Penggunaan QRIS Bank Raya dan aplikasi digital lainnya membiasakan pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan ekosistem ekonomi modern, mempermudah pencatatan keuangan, serta meningkatkan akuntabilitas usaha. Hal ini diyakini dapat memperkuat daya saing UMKM dan menjadikan brand lokal lebih profesional.

Strategi Bank Raya dalam Ekosistem Digital

Bank Raya menekankan bahwa digitalisasi UMKM adalah fondasi penting untuk pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan menyediakan fitur cashless, pengelolaan keuangan digital, dan promo edukatif, Bank Raya berharap UMKM dapat tumbuh lebih cepat dan efisien. Strategi ini juga sejalan dengan misi BRI Group untuk memperluas inklusi keuangan digital di seluruh Indonesia.

“Kami ingin menjadi mitra strategis bagi UMKM. Melalui event seperti Lala Market, Bank Raya memberikan pengalaman nyata bagaimana digitalisasi keuangan dapat membantu usaha berkembang, sekaligus memudahkan masyarakat dalam bertransaksi,” pungkas Kicky.

Dengan pendekatan ini, Bank Raya memperkuat perannya sebagai pionir digitalisasi UMKM dan brand lokal, sekaligus membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

baca juga”Dukung Petani Kopi UMKM, Bank DBS Indonesia Fasilitasi Sustainable Pre-Shipment untuk Sucden Coffee