<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kebijakan Archives - beritabavet.id</title>
	<atom:link href="https://beritabavet.id/tag/kebijakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabavet.id/tag/kebijakan/</link>
	<description>Analisis Kebijakan Ekonomi &#38; Regulasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2026 15:39:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Bappenas: Atasi El Nino Perlu Kebijakan Sesuai Daerah</title>
		<link>https://beritabavet.id/bappenas-atasi-el-nino-perlu-kebijakan-sesuai-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 15:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=465</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bappenas Susun Respons Spesifik Wilayah Hadapi Dampak El Nino Kuat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menegaskan bahwa penanganan dampak El Nino tidak dapat menggunakan satu kebijakan yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah perlu menerapkan strategi berbeda sesuai karakteristik daerah dan sektor yang terdampak. Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi menyampaikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bappenas-atasi-el-nino-perlu-kebijakan-sesuai-daerah/">Bappenas: Atasi El Nino Perlu Kebijakan Sesuai Daerah</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bappenas Susun Respons Spesifik Wilayah Hadapi Dampak El Nino Kuat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menegaskan bahwa penanganan dampak El Nino tidak dapat menggunakan satu kebijakan yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah perlu menerapkan strategi berbeda sesuai karakteristik daerah dan sektor yang terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi menyampaikan, setiap wilayah memiliki potensi risiko dan peluang berbeda ketika menghadapi fenomena El Nino kuat. Karena itu, intervensi harus disusun berdasarkan kondisi geografis, jenis dampak, serta kebutuhan masing-masing sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/8261977/penjelasan-ojk-soal-isu-defisit-dalam-laporan-keuangan-2025">Penjelasan OJK Soal Isu Defisit dalam Laporan Keuangan 2025</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan berbeda-bedanya karakteristik potensi dampak El Nino di setiap wilayah, tidak ada satu intervensi yang bisa menjawab dan diterapkan di seluruh wilayah secara seragam,” ujar Nizhar dalam Dialog Nasional “Memperkuat Respons Lintas Sektor Dalam Menghadapi Dampak El Nino Kuat” di Gedung Bappenas, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak El Nino Berbeda di Setiap Wilayah Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bappenas mengidentifikasi bahwa El Nino kuat dapat memberikan dampak berbeda di sejumlah wilayah besar Indonesia. Pulau Sumatera dan Kalimantan berpotensi menghadapi peningkatan risiko kebakaran lahan, berkurangnya ketersediaan air, penurunan produksi pertanian, serta meningkatnya risiko gangguan kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Pulau Jawa, dampak utama yang perlu diantisipasi mencakup penurunan ketersediaan air dan produktivitas pertanian. Selain itu, wilayah ini juga berpotensi mengalami peningkatan kebakaran lahan dan gangguan kesehatan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor energi di Jawa juga dapat terdampak melalui penurunan produktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Namun, kondisi cuaca kering akibat El Nino berpotensi meningkatkan produktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta produksi garam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah Bali dan Nusa Tenggara menghadapi risiko serupa, terutama terkait penurunan ketersediaan air dan produksi pertanian. Meski demikian, kawasan tersebut memiliki peluang peningkatan produktivitas PLTS dan sektor rumput laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Sulawesi berpotensi mengalami tekanan pada sektor pertanian, sumber daya air, kesehatan, serta perikanan budidaya. Penurunan produksi PLTA/PLTM juga menjadi perhatian. Di sisi lain, perikanan tangkap dan budidaya rumput laut memiliki peluang untuk berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk wilayah Maluku dan Papua, dampak El Nino diperkirakan lebih banyak berkaitan dengan sektor kesehatan serta kelautan dan perikanan. Kondisi tersebut juga membuka peluang peningkatan produktivitas perikanan tangkap dan rumput laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bappenas Dorong Kebijakan Berbasis Wilayah dan Sektor</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nizhar menjelaskan, Bappenas menyusun respons menghadapi El Nino berdasarkan kombinasi lokasi, jenis dampak, serta karakteristik setiap sektor. Pendekatan tersebut bertujuan agar kebijakan yang diterapkan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Respons yang disusun dalam policy brief ini melihat kombinasi antara lokasi, jenis dampak, dan karakteristik masing-masing sektor. Respons tersebut bersifat spasial dan spesifik sehingga tidak sama di setiap wilayah,” kata Nizhar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bappenas, El Nino kuat tidak hanya membawa risiko terhadap pembangunan nasional, tetapi juga menghadirkan peluang yang dapat dimanfaatkan melalui strategi adaptasi yang tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena iklim tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor karena dampaknya berkaitan dengan berbagai bidang, mulai dari lingkungan, pertanian, energi, kesehatan, hingga pangan berbasis kelautan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Empat Klaster Utama Dampak El Nino yang Perlu Diantisipasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bappenas membagi dampak El Nino ke dalam empat klaster utama. Klaster pertama mencakup hutan, lahan, dan pertanian. Sektor ini berpotensi mengalami peningkatan kebakaran hutan dan lahan serta penurunan produktivitas sejumlah komoditas seperti padi, kelapa sawit, dan kopi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kondisi El Nino juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi tanaman tertentu, seperti palawija, hortikultura, dan tebu melalui pengelolaan yang sesuai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klaster kedua adalah energi dan sumber daya air. El Nino berpotensi mengurangi ketersediaan air dan menekan produksi listrik dari PLTA maupun PLTM. Sebaliknya, peningkatan intensitas sinar matahari dapat mendukung optimalisasi pembangkit listrik tenaga surya, termasuk PLTS atap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klaster ketiga berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Perubahan pola cuaca akibat El Nino dapat meningkatkan risiko penyakit yang sensitif terhadap iklim, seperti demam berdarah, malaria, pneumonia, dan diare.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klaster terakhir adalah pangan akuatik. Sektor perikanan budidaya seperti lele, nila, udang payau, serta rumput laut berpotensi mengalami penurunan produktivitas. Namun, perikanan tangkap seperti cakalang, tuna, dan tongkol memiliki peluang peningkatan hasil pada kondisi tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi Adaptasi Menjadi Kunci Menghadapi El Nino</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai pendekatan berbasis wilayah menjadi langkah penting untuk menghadapi dampak El Nino kuat. Dengan strategi yang sesuai karakter daerah, risiko terhadap pembangunan dapat ditekan sekaligus peluang ekonomi dapat dimanfaatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, koordinasi antarinstansi dan penguatan kebijakan adaptasi iklim menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan, energi, kesehatan, serta lingkungan. Pendekatan yang lebih spesifik diharapkan mampu membuat Indonesia lebih siap menghadapi perubahan iklim dan fenomena cuaca ekstrem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.antaranews.com/berita/5679933/bappenas-sebut-pendanaan-pemerintah-memadai-tangani-dampak-el-nino">Bappenas sebut pendanaan pemerintah memadai tangani dampak El Nino</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bappenas-atasi-el-nino-perlu-kebijakan-sesuai-daerah/">Bappenas: Atasi El Nino Perlu Kebijakan Sesuai Daerah</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Bakal Tutup 750 BUMN, Ini Penjelasannya</title>
		<link>https://beritabavet.id/prabowo-bakal-tutup-750-bumn-ini-penjelasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:09:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=376</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prabowo Targetkan Jumlah BUMN Tinggal 250 Perusahaan, Ini Alasannya Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyederhanaan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) secara besar-besaran. Pemerintah berencana mengurangi jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 perusahaan menjadi sekitar 250 perusahaan melalui proses konsolidasi dan penutupan perusahaan yang dinilai tidak efisien. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari reformasi pengelolaan BUMN agar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/prabowo-bakal-tutup-750-bumn-ini-penjelasannya/">Prabowo Bakal Tutup 750 BUMN, Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Prabowo Targetkan Jumlah BUMN Tinggal 250 Perusahaan, Ini Alasannya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyederhanaan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) secara besar-besaran. Pemerintah berencana mengurangi jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 perusahaan menjadi sekitar 250 perusahaan melalui proses konsolidasi dan penutupan perusahaan yang dinilai tidak efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut menjadi bagian dari reformasi pengelolaan BUMN agar perusahaan negara memiliki tata kelola yang lebih efektif, sehat secara finansial, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://beritabavet.id/ini-alasan-sertifikat-tanah-beda-luas-dengan-girik/"><strong><em>Ini Alasan Sertifikat Tanah Beda Luas dengan Girik</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Lanjutkan Konsolidasi dan Penutupan BUMN</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 pada Minggu (28/6/2026), Prabowo mengatakan pemerintah telah memulai proses penataan BUMN. Hingga saat ini, lebih dari 200 perusahaan telah ditutup sebagai bagian dari program tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo menyampaikan bahwa jumlah BUMN akan terus dikurangi secara bertahap hingga mencapai sekitar 250 perusahaan. Menurutnya, struktur perusahaan negara yang terlalu banyak selama ini membuat pengelolaan menjadi kurang efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan. Dari 1.000 lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal sekitar 250,&#8221; kata Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai konsolidasi akan membuat pemerintah lebih mudah mengawasi kinerja perusahaan negara sekaligus meningkatkan produktivitas aset yang dimiliki negara.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengurangan BUMN Dinilai Mampu Menekan Biaya Operasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo menjelaskan bahwa banyaknya jumlah perusahaan negara turut menciptakan beban biaya operasional yang besar. Setiap perusahaan memiliki jajaran direksi, komisaris, dan struktur organisasi yang membutuhkan anggaran cukup besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, apabila sekitar 750 BUMN ditutup, maka ribuan posisi direksi dan komisaris juga akan berkurang. Langkah tersebut diyakini dapat menghemat pengeluaran negara yang selama ini digunakan untuk biaya operasional perusahaan yang tidak menghasilkan keuntungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo menegaskan bahwa dana yang dikelola BUMN berasal dari masyarakat sehingga harus dimanfaatkan secara produktif. Karena itu, pemerintah ingin memastikan setiap perusahaan negara memiliki kinerja yang sehat dan mampu memberikan nilai tambah bagi negara.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Prabowo Sebut Kinerja BUMN Mulai Membaik</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menanggapi usulan agar sebagian laba BUMN dialokasikan untuk mendukung riset dan inovasi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyatakan gagasan tersebut layak dipertimbangkan, tetapi syarat utamanya adalah perusahaan negara harus mampu mencetak keuntungan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Prabowo, kondisi BUMN mulai menunjukkan perbaikan dalam satu tahun terakhir. Ia menyampaikan apresiasi kepada Danantara yang dinilai berperan dalam meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah sehingga mulai menghasilkan laba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, pemerintah akan tetap melanjutkan reformasi BUMN agar kondisi keuangan perusahaan semakin kuat. Dengan tata kelola yang lebih baik, laba perusahaan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis, termasuk pengembangan riset dan inovasi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Prabowo Tegaskan Pentingnya Peran Akademisi dalam Pemerintahan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membahas reformasi BUMN, Prabowo kembali menekankan pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta, ia menyatakan hampir seluruh sektor strategis pemerintahan kini melibatkan profesor dan ilmuwan sebagai bagian dari tim pengambil keputusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Prabowo, para guru besar memiliki kapasitas intelektual untuk menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan terhadap berbagai tantangan pembangunan nasional. Pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan strategis didukung oleh kajian akademik yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, reformasi BUMN dan penguatan kolaborasi dengan kalangan akademisi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara sekaligus memperkuat daya saing Indonesia melalui inovasi, riset, dan tata kelola pemerintahan yang lebih modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/8058450/prabowo-target-reformasi-bumn-rampung-tahun-ini"><strong><em>Prabowo Target Reformasi BUMN Rampung Tahun Ini</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/prabowo-bakal-tutup-750-bumn-ini-penjelasannya/">Prabowo Bakal Tutup 750 BUMN, Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revisi Regulasi Outsourcing Masuki Tahap Penyelesaian</title>
		<link>https://beritabavet.id/revisi-regulasi-outsourcing-masuki-tahap-penyelesaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 08:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Outsourcing]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Revisi Aturan Outsourcing Masuk Tahap Final, Kemnaker Targetkan Selesai Juli 2026 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah mempercepat proses revisi aturan mengenai tenaga kerja alih daya atau outsourcing. Perubahan regulasi ini dilakukan sebagai respons atas berbagai masukan dari kalangan serikat pekerja, pengusaha, serta pihak terkait mengenai ketentuan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/revisi-regulasi-outsourcing-masuki-tahap-penyelesaian/">Revisi Regulasi Outsourcing Masuki Tahap Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Revisi Aturan Outsourcing Masuk Tahap Final, Kemnaker Targetkan Selesai Juli 2026</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah mempercepat proses revisi aturan mengenai tenaga kerja alih daya atau outsourcing. Perubahan regulasi ini dilakukan sebagai respons atas berbagai masukan dari kalangan serikat pekerja, pengusaha, serta pihak terkait mengenai ketentuan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menargetkan pembahasan revisi aturan tersebut dapat diselesaikan pada Juli 2026. Hasil revisi diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi perusahaan pengguna tenaga outsourcing, sekaligus memperkuat perlindungan bagi para pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas operasional berbagai sektor usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama revisi adalah menentukan kembali bidang pekerjaan yang diperbolehkan menggunakan tenaga alih daya. Aturan yang berlaku saat ini mencantumkan enam bidang usaha yang dapat menggunakan sistem outsourcing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dalam proses evaluasi muncul usulan untuk mempersempit cakupan tersebut menjadi empat bidang pekerjaan. Pemerintah masih membahas berbagai opsi sebelum menetapkan keputusan akhir yang akan menjadi dasar penerapan regulasi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://beritabavet.id/kemnaker-turun-tangan-atasi-phk-133-pekerja-garmen/"><strong><em>Kemnaker Turun Tangan Atasi PHK 133 Pekerja Garmen</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Empat Bidang Pekerjaan Outsourcing Jadi Opsi Utama Revisi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pembahasan yang sedang berjalan, terdapat opsi agar penggunaan tenaga outsourcing hanya diperbolehkan untuk pekerjaan yang bersifat penunjang. Empat bidang yang masuk dalam pembahasan meliputi layanan kebersihan, penyediaan makanan dan minuman, layanan pengamanan, serta penyediaan pengemudi dan transportasi pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keempat bidang tersebut dinilai sebagai jenis pekerjaan yang tidak berkaitan langsung dengan proses produksi utama perusahaan, sehingga lebih sesuai dengan konsep dasar penggunaan tenaga kerja alih daya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, dua bidang pekerjaan yang sebelumnya masuk dalam Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 berpotensi dikeluarkan dari aturan baru. Kedua bidang tersebut adalah layanan penunjang operasional perusahaan dan pekerjaan penunjang di sektor pertambangan, minyak dan gas bumi, serta ketenagalistrikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Afriansyah menjelaskan bahwa keputusan tersebut masih berupa opsi yang terus dibahas bersama seluruh pihak terkait. Pemerintah tetap membuka ruang dialog agar kebijakan yang dihasilkan dapat mengakomodasi kepentingan pekerja dan dunia usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain opsi pembatasan menjadi empat bidang, pemerintah juga mempertimbangkan kemungkinan untuk kembali mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aturan tersebut, tenaga outsourcing hanya diperbolehkan untuk pekerjaan yang bersifat penunjang dan tidak berhubungan langsung dengan kegiatan produksi utama suatu perusahaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kemnaker Libatkan Buruh dan Pengusaha dalam Proses Revisi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker menegaskan bahwa revisi aturan outsourcing tidak dilakukan secara sepihak. Pemerintah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi buruh, asosiasi pengusaha, hingga Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebijakan yang lahir memiliki keseimbangan antara kepentingan perlindungan tenaga kerja dan kebutuhan dunia usaha dalam menjaga daya saing industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Afriansyah menyebut proses pembahasan masih berlangsung dan membutuhkan waktu karena setiap masukan harus dikaji secara mendalam. Meski demikian, pemerintah telah menetapkan tenggat penyelesaian pada Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Juli deadline pembahasan revisi Permenaker 7/2026,&#8221; ujar Afriansyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk segera menghadirkan kejelasan aturan setelah muncul berbagai perdebatan sejak Permenaker tersebut diterbitkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Menaker Pastikan Revisi Aturan Dilakukan Melalui Dialog Sosial</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan pemerintah terbuka untuk mengevaluasi dan meninjau kembali aturan outsourcing apabila terdapat aspirasi dari berbagai pihak yang menghendaki perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Yassierli, dinamika dalam pembentukan regulasi merupakan hal yang wajar karena setiap kebijakan ketenagakerjaan memiliki dampak langsung terhadap pekerja maupun pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembahasan aturan tersebut telah dilakukan melalui forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional yang mempertemukan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita paham bahwa ada dinamika. Saat pembahasan di LKS Tripnas juga ada masukan dari pihak pengusaha dan teman-teman serikat buruh atau serikat pekerja,&#8221; kata Yassierli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan pemerintah siap meninjau ulang regulasi jika hasil dialog menunjukkan adanya kebutuhan perubahan terhadap sejumlah ketentuan yang berlaku saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau memang kemudian ada aspirasi untuk meninjau kembali, ya kita siap untuk meninjau kembali,&#8221; ujar Yassierli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika ditanya mengenai poin aturan mana saja yang berpotensi berubah, Yassierli belum memberikan rincian karena proses pembahasan masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan harus melalui mekanisme yang sesuai dan melibatkan partisipasi dari seluruh pihak yang terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tunggu saja, tentu itu proses,&#8221; katanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Revisi Outsourcing Diharapkan Ciptakan Keseimbangan Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan aturan outsourcing menjadi salah satu isu ketenagakerjaan yang mendapat perhatian besar karena menyangkut jutaan pekerja di berbagai sektor industri. Bagi kalangan buruh, revisi aturan diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap status kerja, kepastian pekerjaan, dan kesejahteraan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pelaku usaha juga membutuhkan regulasi yang jelas agar sistem alih daya tetap dapat mendukung efisiensi operasional tanpa mengabaikan hak-hak pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proses dialog antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, aturan outsourcing yang baru diharapkan mampu menghadirkan titik temu yang seimbang. Regulasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan perlindungan bagi buruh, tetapi juga menjaga iklim investasi dan keberlangsungan dunia industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila revisi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai target pada Juli 2026, maka aturan baru tersebut akan menjadi pedoman penting bagi penerapan sistem outsourcing di Indonesia pada masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7894630/selain-elon-musk-ini-pemegang-saham-terbesar-spacex"><strong><em>Selain Elon Musk, Ini Pemegang Saham Terbesar SpaceX</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/revisi-regulasi-outsourcing-masuki-tahap-penyelesaian/">Revisi Regulasi Outsourcing Masuki Tahap Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</title>
		<link>https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 01:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[petani tebu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulog Siapkan Perombakan Manajemen GMM untuk Atasi Keluhan Petani Tebu Perum Bulog berencana melakukan pembenahan menyeluruh di PT Gendhis Multi Manis (GMM) setelah muncul keluhan dari petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Langkah tersebut diambil menyusul terganggunya penyerapan hasil panen akibat belum optimalnya operasional pabrik gula milik anak usaha Bulog tersebut. Persoalan ini menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/">Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Bulog Siapkan Perombakan Manajemen GMM untuk Atasi Keluhan Petani Tebu</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perum Bulog berencana melakukan pembenahan menyeluruh di PT Gendhis Multi Manis (GMM) setelah muncul keluhan dari petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Langkah tersebut diambil menyusul terganggunya penyerapan hasil panen akibat belum optimalnya operasional pabrik gula milik anak usaha Bulog tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persoalan ini menjadi perhatian karena berdampak langsung terhadap petani yang mengandalkan musim panen tebu sebagai sumber pendapatan utama. Bulog menilai perbaikan tata kelola dan operasional perusahaan diperlukan agar hubungan kemitraan dengan petani dapat berjalan lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://beritabavet.id/pemerintah-siapkan-strategi-pajak-2027-perkuat-ekonomi/"><strong><em>Pemerintah Siapkan Strategi Pajak 2027 Perkuat Ekonomi</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bulog Usulkan Pergantian Manajemen untuk Tingkatkan Kinerja Perusahaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog, Tomi Wijaya, mengatakan perusahaan telah mengusulkan perubahan susunan manajemen PT Gendhis Multi Manis kepada pihak terkait. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan efektivitas operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tomi, setiap masukan yang disampaikan petani menjadi bahan evaluasi penting bagi Bulog. Perusahaan berkomitmen menghadirkan perbaikan yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi petani tebu dan seluruh pemangku kepentingan dalam industri gula nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan manajemen diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan koordinasi operasional, serta memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani sebagai pemasok bahan baku utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perbaikan Fasilitas Produksi Jadi Fokus Pembenahan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain melakukan evaluasi terhadap jajaran manajemen, Bulog juga mengusulkan perbaikan fasilitas produksi di PT Gendhis Multi Manis. Salah satu fokus utama adalah pembaruan dan perbaikan mesin boiler yang menjadi bagian penting dalam proses pengolahan tebu menjadi gula.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usulan tersebut telah diajukan kepada pemegang saham melalui mekanisme yang berlaku. Perbaikan fasilitas diharapkan dapat meningkatkan keandalan operasional pabrik sehingga proses giling berjalan lebih lancar saat musim panen berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bulog, kesiapan fasilitas produksi menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan penyerapan tebu dari petani. Ketika pabrik beroperasi optimal, hasil panen dapat terserap dengan lebih baik dan rantai pasok industri gula tetap terjaga.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gangguan Operasional Pabrik Berdampak pada Penyerapan Tebu</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, PT Gendhis Multi Manis belum dapat beroperasi secara penuh akibat kendala teknis pada mesin produksi. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas penyerapan tebu menurun dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Operasional pabrik gula memiliki peran strategis dalam ekosistem pergulaan nasional. Selain menyerap hasil panen petani, keberadaan pabrik juga menjadi penggerak ekonomi di daerah sentra produksi tebu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulog menegaskan berbagai langkah perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<h3 class="wp-block-heading">GMM Bentuk Tim Khusus untuk Membantu Penyerapan Hasil Panen</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah jangka pendek, PT Gendhis Multi Manis telah membentuk tim khusus yang bertugas membantu proses penyerapan hasil panen petani. Tim tersebut juga bertanggung jawab menyusun skema pengalihan tebu ke pabrik gula lain yang masih memiliki kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Gendhis Multi Manis, Sri Emilia Mudiyanti, menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan pendataan wilayah dan pabrik yang dapat membantu menyerap tebu petani dari Blora dan sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil panen tidak terbuang dan petani tetap memiliki akses pasar selama proses perbaikan operasional berlangsung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Protes Petani Jadi Alarm bagi Industri Pergulaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana pembenahan ini muncul setelah sejumlah petani melakukan aksi protes di depan pabrik gula GMM. Dalam aksi tersebut, petani meluapkan kekecewaan karena hasil panen mereka tidak dapat segera diserap oleh pabrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bahwa kelancaran operasional pabrik gula sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha petani. Keterlambatan penyerapan dapat meningkatkan risiko kerugian karena kualitas tebu akan menurun jika tidak segera diolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Emilia menjelaskan bahwa berbagai langkah penanganan masih terus dikoordinasikan bersama pihak terkait. Sebagai bagian dari BUMN, setiap kebijakan yang diambil harus melalui proses evaluasi dan mekanisme tata kelola yang berlaku.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pembenahan Diharapkan Perkuat Kemitraan dengan Petani</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Industri gula nasional membutuhkan sinergi yang kuat antara petani, pabrik pengolahan, dan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan produksi. Karena itu, perbaikan yang dilakukan Bulog diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi kemitraan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perombakan manajemen, peningkatan fasilitas produksi, serta upaya menjaga penyerapan hasil panen menjadi langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan petani. Ke depan, Bulog berharap PT Gendhis Multi Manis dapat beroperasi lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan industri gula nasional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7554690/respons-protes-petani-anak-usaha-bulog-jamin-tebu-lokal-terserap"><strong><em>Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/">Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investor Migas Dorong Kepastian Regulasi dan Kebijakan</title>
		<link>https://beritabavet.id/investor-migas-dorong-kepastian-regulasi-dan-kebijakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Investor Migas]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Investor Migas Menunggu Kepastian Regulasi di Tengah Peluang Investasi Global Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi hulu minyak dan gas (migas). Namun, sejumlah pelaku industri menilai peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jika pemerintah mampu menghadirkan kepastian regulasi dan menjaga konsistensi kebijakan ekonomi nasional. Di tengah meningkatnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/investor-migas-dorong-kepastian-regulasi-dan-kebijakan/">Investor Migas Dorong Kepastian Regulasi dan Kebijakan</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Investor Migas Menunggu Kepastian Regulasi di Tengah Peluang Investasi Global</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi hulu minyak dan gas (migas). Namun, sejumlah pelaku industri menilai peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jika pemerintah mampu menghadirkan kepastian regulasi dan menjaga konsistensi kebijakan ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Di tengah meningkatnya risiko investasi di kawasan Timur Tengah, investor energi global mulai mencari negara alternatif yang menawarkan stabilitas politik, kepastian hukum, dan prospek sumber daya yang menjanjikan.</mark>&nbsp;Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk mengambil peran tersebut, terutama karena potensi cadangan migas yang masih luas dan pasar energi domestik yang terus berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.pojokpapua.id/yudo-sadewa-soroti-kebijakan-ekonomi">Yudo Sadewa Soroti Dampak Kebijakan Fiskal Moneter Ketat</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi Migas Global Tetap Tumbuh Meski Konflik Timur Tengah Memanas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan World Energy Investment yang diterbitkan oleh International Energy Agency memperkirakan investasi hulu migas global masih meningkat tipis pada 2026 menjadi sekitar US$546 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut laporan tersebut, konflik di Timur Tengah memang meningkatkan ketidakpastian pasar energi. Gangguan terhadap jalur distribusi, fasilitas produksi, dan pasokan global berpotensi memengaruhi harga minyak serta gas dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, belanja investasi migas tetap terjaga karena banyak proyek telah memperoleh persetujuan sebelumnya. Selain itu, perusahaan energi global masih mempertahankan strategi investasi jangka panjang untuk menjaga pasokan energi dan mengantisipasi pertumbuhan permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan tersebut juga mencatat investasi sektor gas alam diperkirakan tumbuh sekitar 8 persen, sementara investasi sektor minyak mengalami penurunan terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia Gencar Menawarkan Wilayah Kerja Migas Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan daya tarik investasi hulu migas. Dalam ajang Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana penawaran 118 wilayah kerja migas kepada investor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari jumlah tersebut, 25 wilayah telah memiliki kontrak kerja sama, 43 wilayah masih berada dalam tahap studi bersama, dan 50 wilayah lainnya sedang dipersiapkan untuk studi lanjutan maupun pengumpulan data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menawarkan sejumlah kemudahan untuk meningkatkan minat investor. Salah satunya adalah fleksibilitas dalam pengelolaan Dana Hasil Ekspor (DHE) yang selama ini menjadi perhatian sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pemerintah membuka peluang pemberian insentif fiskal bagi proyek-proyek yang membutuhkan dukungan tambahan agar tetap memiliki tingkat keekonomian yang menarik bagi investor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investor Melihat Indonesia Sebagai Alternatif Kawasan Aman</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Indonesia (Aspermigas), Moshe Rizal, menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menarik investasi yang sebelumnya berfokus pada kawasan Timur Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, posisi geografis Indonesia yang relatif jauh dari wilayah konflik menjadi nilai tambah bagi investor yang mencari lokasi investasi dengan risiko geopolitik lebih rendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain faktor stabilitas, Indonesia juga memiliki cadangan gas bumi yang masih besar. Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi global, terutama gas alam yang semakin dibutuhkan untuk mendukung industri pusat data dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Moshe mengingatkan bahwa investor saat ini tidak hanya memperhatikan regulasi sektor migas. Mereka juga menilai arah kebijakan ekonomi nasional secara keseluruhan, termasuk konsistensi aturan yang dapat memengaruhi iklim investasi jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daya Saing Investasi Masih Terhambat Faktor Nonteknis</p>



<p class="wp-block-paragraph">Praktisi migas Hadi Ismoyo menilai Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk meningkatkan investasi sektor energi. Salah satu kekuatan utama adalah keberadaan puluhan cekungan migas yang belum dieksplorasi secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, menurutnya, berbagai hambatan nonteknis masih menjadi kendala utama. Birokrasi yang panjang, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta perubahan regulasi yang kerap terjadi dinilai mengurangi daya tarik investasi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadi menambahkan bahwa aspek komersial, teknis, dan fiskal di sektor migas sebenarnya telah mengalami banyak perbaikan. Akan tetapi, tantangan administratif dan ketidakpastian kebijakan masih sering menghambat realisasi investasi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mencontohkan keberhasilan negara seperti Guyana yang mampu meningkatkan produksi migas secara signifikan dalam waktu relatif singkat berkat iklim investasi yang kompetitif dan kepastian kebijakan yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepastian Hukum Jadi Faktor Penentu Investasi Jangka Panjang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna, menilai tantangan terbesar sektor migas Indonesia saat ini adalah kepastian hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyoroti proses revisi Undang-Undang Migas yang belum rampung selama lebih dari satu dekade. Kondisi tersebut dianggap memberikan sinyal bahwa arah kebijakan sektor migas masih belum sepenuhnya stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, ketergantungan pada peraturan tingkat kementerian atau pemerintah membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi bernilai besar dan berjangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, proyek hulu migas membutuhkan investasi miliaran dolar dengan periode pengembangan yang bisa berlangsung puluhan tahun. Dalam kondisi seperti itu, kepastian hukum menjadi salah satu pertimbangan utama bagi investor global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluang Besar Harus Diimbangi Reformasi Kebijakan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia memiliki peluang untuk menjadi tujuan utama investasi migas di Asia Tenggara ketika investor global mencari kawasan yang lebih aman dari gejolak geopolitik. Potensi cadangan migas yang besar, kebutuhan energi domestik yang terus meningkat, serta prospek pertumbuhan gas alam menjadi modal yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, peluang tersebut tidak akan optimal tanpa reformasi kebijakan yang konsisten. Kepastian regulasi, penyederhanaan perizinan, koordinasi lintas sektor yang lebih baik, dan percepatan penyelesaian revisi Undang-Undang Migas menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, keberhasilan Indonesia menarik investasi migas tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menciptakan iklim usaha yang stabil, transparan, dan memberikan kepastian bagi investor jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://masakini.co/2026/05/29/pelemahan-rupiah-dinilai-dipicu-tekanan-global-bukan-fundamental-ekonomi-indonesia/">Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/investor-migas-dorong-kepastian-regulasi-dan-kebijakan/">Investor Migas Dorong Kepastian Regulasi dan Kebijakan</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebijakan Tepat Jaga Pertumbuhan Ekonomi Saat Tantangan</title>
		<link>https://beritabavet.id/kebijakan-tepat-jaga-pertumbuhan-ekonomi-saat-tantangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 08:51:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[tantangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebijakan Tepat Jadi Penentu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan GlobalIndef Minta Pemerintah Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas dan Penguatan Daya Beli Masyarakat Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan ekonomi. Di tengah ketidakpastian global, capaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi ketahanan ekonomi nasional. Namun, Institute for Development of Economics [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-tepat-jaga-pertumbuhan-ekonomi-saat-tantangan/">Kebijakan Tepat Jaga Pertumbuhan Ekonomi Saat Tantangan</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan Tepat Jadi Penentu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Global<br>Indef Minta Pemerintah Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas dan Penguatan Daya Beli Masyarakat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan ekonomi. Di tengah ketidakpastian global, capaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi ketahanan ekonomi nasional. Namun, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengingatkan bahwa angka pertumbuhan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://news.schoolmedia.id/berita/6482/otonomi-dapur-di-balik-tembok-pesantren-madrasah-dengan-1000-santri-bisa-kelola-dapur-mbg-mandiri">Otonomi Dapur di Balik Tembok Pesantren, Madrasah dengan 1.000 Santri Bisa Kelola Dapur MBG Mandiri</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan. Angka itu berada di atas sejumlah proyeksi pasar dan menunjukkan aktivitas ekonomi domestik masih bergerak positif meski dunia menghadapi perlambatan pertumbuhan, konflik geopolitik, dan tekanan inflasi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, menilai pemerintah perlu melihat capaian tersebut secara lebih menyeluruh. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak cukup hanya diukur melalui indikator makro. Pemerintah juga harus memastikan hasil pertumbuhan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan perluasan kesempatan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita sudah mendengar pengumuman dari BPS terkait pertumbuhan ekonomi 5,61 persen. Namun, di balik angka tersebut masih ada berbagai catatan penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujar Esther dalam diskusi publik Indef pada 11 Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Esther menjelaskan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan struktural yang cukup besar. Salah satu tekanan utama berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp17.300 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan biaya impor dan memberi tekanan tambahan terhadap sektor usaha domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain tekanan kurs, Indef juga menyoroti penurunan jumlah masyarakat kelas menengah dalam beberapa tahun terakhir. Kelas menengah dinilai memiliki peran penting dalam menjaga konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Esther, melemahnya daya beli kelompok kelas menengah dapat berdampak langsung terhadap perlambatan konsumsi domestik. Jika kondisi itu berlangsung dalam jangka panjang, pertumbuhan ekonomi berisiko kehilangan fondasi utamanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menyoroti struktur ketenagakerjaan Indonesia yang masih didominasi sektor informal. Saat ini, sebagian besar tenaga kerja masih bekerja di sektor dengan tingkat produktivitas rendah dan perlindungan kerja terbatas. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terlihat baik di atas kertas.</mark>&nbsp;Pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh manfaat nyata, terutama melalui lapangan kerja yang layak dan peningkatan pendapatan,” kata Esther.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indef menilai Indonesia saat ini menghadapi paradoks ekonomi. Di satu sisi, pertumbuhan nasional terlihat cukup kuat. Namun di sisi lain, masyarakat masih menghadapi tekanan biaya hidup, keterbatasan lapangan kerja formal, dan penurunan daya beli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data pengangguran memang menunjukkan tren penurunan. Namun, Esther menilai penurunannya masih relatif terbatas dan belum diikuti peningkatan kualitas pekerjaan secara signifikan. Banyak pekerja masih berada di sektor informal dengan tingkat penghasilan yang tidak stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi ketahanan ekonomi domestik dalam jangka panjang. Jika masyarakat tidak memiliki daya beli yang kuat, konsumsi rumah tangga berpotensi melemah dan berdampak pada perlambatan aktivitas ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain persoalan domestik, tekanan eksternal juga masih membayangi perekonomian Indonesia. Ketidakpastian suku bunga global, konflik geopolitik, dan perlambatan ekonomi sejumlah negara maju membuat investor cenderung berhati-hati dalam menempatkan modalnya di negara berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indef mencatat arus keluar modal asing atau capital outflow masih terjadi di pasar keuangan domestik. Kondisi tersebut mencerminkan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi global maupun stabilitas ekonomi dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arus modal keluar dapat memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah dan pasar keuangan nasional. Jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat, kondisi itu dapat mempersempit ruang fiskal pemerintah serta meningkatkan risiko terhadap stabilitas ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menghadapi berbagai tantangan, Esther menilai kondisi saat ini dapat menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah dinilai perlu mulai menggeser fokus dari pertumbuhan kuantitatif menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kebijakan ekonomi ke depan harus lebih diarahkan pada penciptaan lapangan kerja formal, penguatan sektor industri, dan peningkatan produktivitas nasional. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indef juga menekankan pentingnya penguatan sektor riil. Dukungan terhadap pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah, dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sektor usaha yang kuat akan membantu menjaga penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan investasi produktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kepastian regulasi dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor. Dunia usaha membutuhkan kebijakan yang konsisten agar dapat melakukan ekspansi bisnis dan investasi jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang tinggi justru dibayangi ketidakpastian investasi. Jika kepercayaan dunia usaha melemah, dampaknya akan terasa terhadap fiskal dan perekonomian secara keseluruhan,” ujar Esther.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah ekonom menilai Indonesia masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen. Konsumsi domestik yang kuat, bonus demografi, dan potensi investasi di sektor hilirisasi dinilai menjadi modal penting bagi pertumbuhan jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, peluang tersebut harus didukung kebijakan yang tepat sasaran. Pemerintah perlu memastikan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor produktif agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bersifat sementara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, konsistensi kebijakan ekonomi dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga optimisme pasar dan kepercayaan investor. Pemerintah juga perlu memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indef menilai keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari tingginya angka pertumbuhan, tetapi juga dari kemampuan negara menciptakan pemerataan kesejahteraan dan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tantangan global yang masih berlangsung, pemerintah diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berpihak pada penguatan ekonomi domestik. Langkah tersebut dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.beritasatu.com/ekonomi/2993382/gejolak-geopolitik-masih-hantui-pertumbuhan-ekonomi-berkelanjutan-ri?utm_source=beritasatu&amp;utm_medium=baca_juga&amp;utm_campaign=gejolak-geopolitik-masih-hantui-pertumbuhan-ekonomi-berkelanjutan-ri">Gejolak Geopolitik Masih Hantui Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan RI</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-tepat-jaga-pertumbuhan-ekonomi-saat-tantangan/">Kebijakan Tepat Jaga Pertumbuhan Ekonomi Saat Tantangan</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satgas PRR: Rp877 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah</title>
		<link>https://beritabavet.id/satgas-prr-rp-877-miliar-untuk-rehabilitasi-sawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 06:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[banjir sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas PRR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Kucurkan Rp877 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Sumatera Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp877 miliar untuk mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di wilayah Sumatera. Program tersebut difokuskan pada pemulihan puluhan ribu hektare sawah agar aktivitas produksi pangan dapat kembali berjalan normal. Data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat total [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/satgas-prr-rp-877-miliar-untuk-rehabilitasi-sawah/">Satgas PRR: Rp877 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pemerintah Kucurkan Rp877 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Sumatera</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp877 miliar untuk mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di wilayah Sumatera. Program tersebut difokuskan pada pemulihan puluhan ribu hektare sawah agar aktivitas produksi pangan dapat kembali berjalan normal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat total lahan sawah terdampak mencapai 94.742 hektare. Kerusakan tersebut terjadi akibat berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, mengatakan bantuan rehabilitasi telah mulai disalurkan melalui mekanisme transfer ke pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Amran, percepatan pemulihan sektor pertanian menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional dan sumber penghidupan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://beritabavet.id/pemerintah-siapkan-rp-14-t-untuk-revitalisasi-sekolah/">Pemerintah Siapkan Rp14 T untuk Revitalisasi Sekolah</a></em></strong>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rehabilitasi Sawah Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Amran menjelaskan pemerintah terus mendorong pemulihan lahan pertanian agar petani dapat kembali melakukan aktivitas produksi secepat mungkin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terkait sawah terdampak yang mencapai 94.742 hektare, pemerintah sudah memberikan bantuan melalui transfer ke daerah sebesar Rp877 miliar,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Rabu (6/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan rehabilitasi lahan pertanian menjadi bagian penting dalam program percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera. Pemerintah menilai sektor pertanian harus segera dipulihkan untuk menjaga stabilitas produksi pangan di daerah terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerusakan lahan sawah tidak hanya memengaruhi hasil panen, tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Fokus Pulihkan Infrastruktur Pertanian</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Program rehabilitasi yang dijalankan pemerintah tidak hanya mencakup perbaikan lahan sawah. Pemerintah juga menyiapkan pemulihan sistem irigasi dan infrastruktur penunjang pertanian lainnya yang rusak akibat bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Amran, kerusakan saluran irigasi menjadi salah satu tantangan utama karena memengaruhi distribusi air ke area pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain perbaikan fisik lahan, pemerintah juga memberikan dukungan kepada petani agar dapat kembali mengolah sawah mereka setelah terdampak bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan produksi pangan sekaligus mengurangi risiko penurunan hasil pertanian di wilayah Sumatera.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sektor Pertanian Dinilai Penting bagi Ketahanan Pangan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai pemulihan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Sumatera sendiri menjadi salah satu wilayah penting dalam produksi berbagai komoditas pangan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gangguan terhadap aktivitas pertanian akibat bencana dikhawatirkan dapat memengaruhi distribusi dan pasokan pangan dalam jangka panjang apabila tidak segera ditangani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, rehabilitasi sawah dan infrastruktur pertanian menjadi bagian utama dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang saat ini dijalankan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amran mengatakan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian di daerah terdampak sangat besar karena dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat secara langsung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemulihan Lahan Pertanian Diharapkan Percepat Produksi Pangan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah berharap rehabilitasi lahan pertanian dapat mempercepat proses tanam dan produksi pangan di wilayah terdampak. Pemulihan yang cepat dinilai penting untuk menjaga pendapatan petani sekaligus mengurangi risiko gangguan pasokan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, percepatan rehabilitasi diharapkan membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara normal setelah terdampak bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya risiko bencana alam dan perubahan iklim yang memengaruhi sektor pertanian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Akan Lanjutkan Pengawasan Program Rehabilitasi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian akan terus dipantau agar berjalan tepat sasaran. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga diperkuat untuk mempercepat penyaluran bantuan dan pelaksanaan perbaikan di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahan pertanian yang rusak dapat segera kembali produktif sehingga masyarakat terdampak mampu pulih lebih cepat secara ekonomi maupun sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6309178/program-mbg-harus-sempurna-di-akhir-2026-bakal-ada-kanal-aduan-hingga-satgas"><strong><em>Program MBG Harus Sempurna di Akhir 2026, Bakal Ada Kanal Aduan hingga Satgas</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/satgas-prr-rp-877-miliar-untuk-rehabilitasi-sawah/">Satgas PRR: Rp877 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reorientasi Kebijakan Ekonomi untuk Kelas Menengah dan Miskin</title>
		<link>https://beritabavet.id/reorientasi-kebijakan-ekonomi-untuk-kelas-menengah-dan-miskin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Reorientasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=153</guid>

					<description><![CDATA[<p>KELAS MENENGAH TERTEKAN, KEBIJAKAN EKONOMI PERLU DIREORIENTASIPERAN STRATEGIS DAN RISIKO PENURUNAN DAYA BELI DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL Kelas menengah memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia sebagai motor konsumsi domestik, penyumbang pajak, dan penggerak investasi. Namun, tekanan ekonomi global dan domestik dalam beberapa tahun terakhir mulai menggerus daya tahan kelompok ini, sehingga mendorong perlunya reorientasi kebijakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/reorientasi-kebijakan-ekonomi-untuk-kelas-menengah-dan-miskin/">Reorientasi Kebijakan Ekonomi untuk Kelas Menengah dan Miskin</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KELAS MENENGAH TERTEKAN, KEBIJAKAN EKONOMI PERLU DIREORIENTASI<br>PERAN STRATEGIS DAN RISIKO PENURUNAN DAYA BELI DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas menengah memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia sebagai motor konsumsi domestik, penyumbang pajak, dan penggerak investasi. Namun, tekanan ekonomi global dan domestik dalam beberapa tahun terakhir mulai menggerus daya tahan kelompok ini, sehingga mendorong perlunya reorientasi kebijakan ekonomi yang lebih adaptif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.pendamping-desa.com/2026/04/pp-16-tahun-2026-resmi-berlaku-ini-isi.html#google_vignette">PP 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku! Ini Isi Lengkap, Dampak Besar, dan Aturan Baru yang Wajib Dipahami</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data terbaru menunjukkan bahwa pada 2024, kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah mencakup sekitar 66,35% populasi Indonesia. Kelompok ini menyumbang hingga 81,49% konsumsi rumah tangga nasional, menegaskan posisi mereka sebagai tulang punggung permintaan domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, kontribusi tersebut mulai menghadapi tekanan sejak pandemi COVID-19. Penurunan daya beli, meningkatnya informalitas pekerjaan, serta inflasi yang memengaruhi pendapatan riil menjadi faktor utama yang melemahkan peran kelas menengah dalam menopang pertumbuhan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DINAMIKA GLOBAL PERKUAT TEKANAN PADA KELAS MENENGAH</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena melemahnya kelas menengah tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Di Amerika Serikat, proporsi kelas menengah menurun dari 61% pada 1971 menjadi sekitar 51% pada 2023. Pada saat yang sama, distribusi pendapatan semakin terkonsentrasi pada kelompok berpenghasilan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi serupa juga terjadi di Tiongkok, di mana krisis sektor properti sejak 2021 berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi. Kegagalan perusahaan besar seperti Evergrande memicu tekanan finansial yang mengurangi kemampuan kelas menengah dalam berinvestasi dan mempertahankan aset.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan ini menunjukkan bahwa kelas menengah sangat rentan terhadap guncangan ekonomi, terutama ketika sumber pendapatan utama mereka terganggu. Penurunan populasi kelas menengah berpotensi menekan konsumsi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KONDISI INDONESIA: STATUS MENINGKAT, TANTANGAN MASIH BESAR</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia telah naik status menjadi negara berpendapatan menengah atas berdasarkan laporan Bank Dunia 2025. Namun, tantangan struktural masih signifikan. Sekitar 60% penduduk atau lebih dari 170 juta orang masih tergolong miskin jika menggunakan standar negara berpendapatan menengah atas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika menggunakan standar negara berpendapatan menengah bawah, angka kemiskinan tercatat sekitar 15,6% atau 44,3 juta jiwa. Selain itu, sekitar 1,3% penduduk masih hidup dalam kemiskinan ekstrem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data Badan Pusat Statistik mencatat garis kemiskinan per kapita pada September 2025 sebesar Rp595.242 per bulan. Sementara itu, pengeluaran kelas menengah berada pada kisaran Rp2,08 juta hingga Rp10,12 juta per kapita per bulan, menunjukkan adanya kerentanan terhadap penurunan kelas akibat guncangan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PERAN KELAS MENENGAH DALAM EKONOMI NASIONAL</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas menengah memiliki peran strategis dalam berbagai aspek ekonomi. Pertama, mereka menjadi penggerak utama konsumsi domestik, khususnya untuk barang non-primer seperti jasa, pendidikan, dan pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, kelas menengah berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui investasi pada pendidikan dan keterampilan. Hal ini penting untuk mendukung transformasi ekonomi menuju sektor bernilai tambah tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, kelompok ini memperluas basis pajak negara. Konsumsi dan pendapatan mereka menjadi sumber penting penerimaan fiskal yang digunakan untuk membiayai layanan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keempat, kelas menengah berperan sebagai pengganda investasi. Permintaan dari kelompok ini mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan produksi dan menciptakan lapangan kerja baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, jika daya beli melemah, efek domino dapat terjadi. Investasi melambat, lapangan kerja formal stagnan, dan pertumbuhan ekonomi ikut tertekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KEBUTUHAN REORIENTASI KEBIJAKAN EKONOMI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat tantangan tersebut, reorientasi kebijakan ekonomi menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah perlu fokus pada penciptaan lapangan kerja formal yang berkualitas untuk menjaga stabilitas kelas menengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, perlindungan sosial harus diperkuat untuk mencegah kelompok rentan jatuh ke dalam kemiskinan. Kebijakan fiskal juga perlu diarahkan untuk menjaga daya beli melalui pengendalian inflasi dan insentif ekonomi yang tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Dunia menekankan pentingnya investasi pada infrastruktur dan peningkatan kualitas tenaga kerja. Langkah ini dapat memperkuat daya saing ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, integrasi sektor informal ke dalam sistem ekonomi formal juga menjadi kunci. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas basis pajak negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PENUTUP: MENJAGA KELAS MENENGAH SEBAGAI PILAR EKONOMI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas menengah tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, tekanan global dan domestik menuntut adanya kebijakan yang lebih responsif dan terarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reorientasi kebijakan ekonomi harus mampu melindungi daya beli, mendorong penciptaan pekerjaan, dan memperkuat ketahanan sosial. Tanpa langkah strategis tersebut, risiko penyusutan kelas menengah dapat berdampak luas terhadap perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, keberhasilan menjaga dan memperluas kelas menengah akan menjadi indikator penting dalam memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://mistar.id/news/ekonomi/harga-bbm-indonesia-terbaru-april-2026-pertalite-masih-rp10000-per-liter-ini-kebijakan-pemerintah">Harga BBM Indonesia Terbaru April 2026: Pertalite Masih Rp10.000 per Liter, Ini Kebijakan Pemerintah</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/reorientasi-kebijakan-ekonomi-untuk-kelas-menengah-dan-miskin/">Reorientasi Kebijakan Ekonomi untuk Kelas Menengah dan Miskin</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebijakan Reaktif Goyang Pasar, Investor Ragu ke RI</title>
		<link>https://beritabavet.id/kebijakan-reaktif-goyang-pasar-investor-ragu-ke-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 12:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=33</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEBIJAKAN REAKTIF TEKAN PASAR KEUANGAN, KEPERCAYAAN INVESTOR TERHADAP INDONESIA MELEMAH Kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan serius sepanjang 2026. Sejumlah kebijakan yang dinilai reaktif dan berubah cepat memicu volatilitas di pasar saham, obligasi, dan nilai tukar rupiah. Pelaku pasar menilai ketidakpastian arah kebijakan menjadi faktor utama yang menggerus sentimen. Rupiah Melemah dan Pasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-reaktif-goyang-pasar-investor-ragu-ke-ri/">Kebijakan Reaktif Goyang Pasar, Investor Ragu ke RI</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KEBIJAKAN REAKTIF TEKAN PASAR KEUANGAN, KEPERCAYAAN INVESTOR TERHADAP INDONESIA MELEMAH</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan serius sepanjang 2026. Sejumlah kebijakan yang dinilai reaktif dan berubah cepat memicu volatilitas di pasar saham, obligasi, dan nilai tukar rupiah. Pelaku pasar menilai ketidakpastian arah kebijakan menjadi faktor utama yang menggerus sentimen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rupiah Melemah dan Pasar Saham Tertinggal di Kawasan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rupiah bertahan di dekat level terendah sepanjang sejarah, berada di kisaran Rp16.825 per dolar AS. Mata uang ini melemah sekitar 7% sejak Pemilu 2024. Tekanan meningkat setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk keponakannya sebagai deputi gubernur bank sentral, yang memicu perdebatan mengenai independensi kebijakan moneter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indeks saham utama Indonesia memang sempat bangkit dari titik terendahnya, namun masih turun lebih dari 3% sepanjang 2026. Kinerja ini menjadikannya salah satu pasar dengan performa terlemah di Asia Tenggara. Investor global membandingkan stabilitas kebijakan Indonesia dengan negara tetangga yang dinilai lebih konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lelang Obligasi Sepi dan Imbal Hasil Naik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar obligasi pemerintah menjadi indikator penting tekanan yang terjadi. Lelang surat utang pekan lalu mencatat permintaan lemah, mencerminkan kehati-hatian investor. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik menjadi 6,458%, atau meningkat 34 basis poin sejak awal tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan imbal hasil menandakan investor meminta premi risiko lebih tinggi. Jika tren ini berlanjut, biaya pembiayaan utang pemerintah akan meningkat dan membebani fiskal. Situasi ini krusial mengingat pemerintah tengah menjalankan agenda belanja ekspansif, termasuk program makan gratis senilai sekitar US$20 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investor Soroti Kebijakan Ad-Hoc dan Minim Prediktabilitas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fauzan Luthsa dari Ormit Kelola Nusantara menilai kebijakan yang bersifat ad-hoc menyulitkan pasar menentukan harga wajar. “Kebijakan yang reaktif dan sering berubah membuat risiko sulit dihitung,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260224/9/1955302/jelang-bertemu-fitch-pemerintah-ungkap-kondisi-ekonomi-ri-terkini">Jelang Bertemu Fitch, Pemerintah Ungkap Kondisi Ekonomi RI Terkini</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhammad Rizal Taufikurahman dari Institute for Development of Economics and Finance menambahkan bahwa pasar tidak semata mengejar pertumbuhan tinggi. Investor justru membutuhkan kepastian regulasi dan konsistensi arah kebijakan. Menurutnya, pasar memerlukan dua hingga tiga kuartal tanpa kejutan regulasi untuk memulihkan kepercayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isu MSCI dan Reformasi Pasar Modal</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekhawatiran meningkat ketika MSCI memperingatkan potensi penurunan status Indonesia menjadi frontier market. Peringatan itu memicu pengunduran diri sejumlah pejabat bursa dan regulator dalam satu hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengganti sementara mereka mengusulkan reformasi aturan free float dan keterbukaan kepemilikan saham. Beberapa investor domestik menyambut positif langkah tersebut. Namun, cara komunikasi yang tergesa dan sanksi mendadak terhadap dugaan manipulasi saham memunculkan kekhawatiran akan perubahan mendadak di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko Fiskal dan Stabilitas Makro Jadi Sorotan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar juga mencermati sinyal toleransi terhadap inflasi yang lebih tinggi serta potensi peran bank sentral dalam mendukung pembiayaan fiskal. Alessia Berardi dari Amundi Investment Institute menekankan pentingnya komunikasi kebijakan yang jelas dan konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika investor melihat intervensi berlebihan atau pelemahan disiplin fiskal, premi risiko akan meningkat. Tekanan pada pasar obligasi dapat dengan cepat merembet ke pasar saham dan nilai tukar. Muhammad Wafi dari Korea Investment &amp; Sekuritas Indonesia mengingatkan bahwa stabilitas makro menjadi fondasi pasar saham.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investor Global Cenderung Menunggu</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arus modal asing tercatat masih cenderung keluar dari pasar domestik. Sejumlah manajer investasi global memilih menahan ekspansi portofolio. James Athey dari Marlborough menyatakan menunda penambahan eksposur ke Indonesia karena sulit menilai risiko secara akurat dalam kondisi kebijakan yang cepat berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski situasi belum mencerminkan krisis, pasar menunjukkan tanda kehati-hatian yang meningkat. Kenaikan imbal hasil memang bisa menarik investor oportunistik, namun arus masuk dana belum signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Outlook: Kepastian Kebijakan Jadi Kunci</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, stabilitas rupiah dan obligasi pemerintah akan menjadi indikator utama pemulihan kepercayaan. Pemerintah perlu memperkuat transparansi, menjaga independensi institusi ekonomi, dan memastikan komunikasi kebijakan yang terukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar tidak hanya menilai besarnya pertumbuhan, tetapi juga konsistensi arah kebijakan. Tanpa kepastian, volatilitas berpotensi berlanjut dan meningkatkan biaya pembiayaan negara. Sebaliknya, jika pemerintah mampu menjaga prediktabilitas, Indonesia tetap memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat untuk menarik kembali kepercayaan investor global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://investor.id/multimedia/429784/ekonomi-merah-putih-prabowo-yordania-strategi-kerakyatan-terbaru">Ekonomi Merah Putih: Prabowo, Yordania &amp; Strategi Kerakyatan Terbaru</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-reaktif-goyang-pasar-investor-ragu-ke-ri/">Kebijakan Reaktif Goyang Pasar, Investor Ragu ke RI</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
