<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bulog Archives - beritabavet.id</title>
	<atom:link href="https://beritabavet.id/tag/bulog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabavet.id/tag/bulog/</link>
	<description>Analisis Kebijakan Ekonomi &#38; Regulasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2026 15:35:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>
	<item>
		<title>Bulog Catat Dampak Ekonomi Pengelolaan Pangan Rp48,54 T</title>
		<link>https://beritabavet.id/bulog-catat-dampak-ekonomi-pengelolaan-pangan-rp4854-t/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 15:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulog Catat Multiplier Effect Pengelolaan Pangan Capai Rp48,54 Triliun Perum Bulog mencatat peningkatan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) dari kegiatan pengadaan dan pengelolaan pangan hingga mencapai Rp48,54 triliun pada semester I 2026. Nilai tersebut menunjukkan kontribusi sektor pangan terhadap pergerakan ekonomi nasional, mulai dari tingkat petani hingga masyarakat sebagai konsumen. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-catat-dampak-ekonomi-pengelolaan-pangan-rp4854-t/">Bulog Catat Dampak Ekonomi Pengelolaan Pangan Rp48,54 T</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bulog Catat Multiplier Effect Pengelolaan Pangan Capai Rp48,54 Triliun</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perum Bulog mencatat peningkatan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) dari kegiatan pengadaan dan pengelolaan pangan hingga mencapai Rp48,54 triliun pada semester I 2026. Nilai tersebut menunjukkan kontribusi sektor pangan terhadap pergerakan ekonomi nasional, mulai dari tingkat petani hingga masyarakat sebagai konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, nilai multiplier effect tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Pada 2025, aktivitas pengadaan dan pengelolaan pangan Bulog menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp34,99 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/8261938/ojk-bentuk-satgas-bursa-mineral-dan-kawasan-strategis">OJK Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Kawasan Strategis</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rizal, angka tersebut menggambarkan luasnya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui berbagai tahapan, mulai dari penyerapan hasil panen petani, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga perdagangan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengadaan Pangan Bulog Dorong Aktivitas Ekonomi dari Hulu hingga Hilir</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulog terus menjalankan peran strategis sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP), Bulog juga berperan menjaga stabilitas harga pangan dan menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui penyerapan hasil produksi dalam negeri, Bulog memberikan kepastian pasar bagi petani. Aktivitas tersebut membantu menjaga harga hasil panen sekaligus mendorong keberlanjutan produksi pangan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang 2025, Bulog mencatat pengadaan gabah kering panen (GKP) mencapai 4,53 juta ton. Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan dan memperkuat cadangan beras nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rizal menjelaskan, penugasan pemerintah kepada Bulog tidak hanya berfokus pada pengelolaan stok pangan. Kegiatan tersebut juga menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan petani, pelaku usaha pengolahan, sektor logistik, hingga perdagangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nilai multiplier effect dari kegiatan pengadaan dan pengelolaan pangan Bulog tercatat sebesar Rp34,99 triliun pada 2025 dan meningkat menjadi Rp48,54 triliun pada semester I 2026,&#8221; ujar Rizal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program SPHP dan Bantuan Pangan Beri Dampak Ekonomi bagi Masyarakat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjalankan fungsi pengadaan pangan, Bulog juga berperan dalam menjaga keterjangkauan harga melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program SPHP bertujuan memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang sesuai. Pemerintah menetapkan harga maksimal beras SPHP sebesar Rp12.500 per kilogram untuk sejumlah wilayah seperti Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, harga maksimal beras SPHP ditetapkan Rp13.100 per kilogram untuk wilayah Sumatera lainnya, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan. Untuk wilayah Maluku dan Papua, harga maksimal berada pada level Rp13.500 per kilogram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2025, Bulog menyalurkan 795,5 juta kilogram beras SPHP dan 719,3 juta kilogram bantuan pangan. Kemudian pada semester I 2026, penyaluran mencapai 627,56 juta kilogram beras SPHP dan 676,28 juta kilogram bantuan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyaluran tersebut memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Program SPHP menghasilkan penghematan belanja rumah tangga sebesar Rp1,99 triliun pada 2025 dan Rp1,57 triliun pada semester I 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, bantuan pangan membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat penerima manfaat sebesar Rp11,96 triliun pada 2025 dan Rp11,24 triliun pada semester I 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, manfaat ekonomi langsung dari kedua program tersebut mencapai Rp13,95 triliun pada 2025 dan Rp12,81 triliun pada semester I 2026.&nbsp;<mark>Jika dihitung secara kumulatif, manfaat ekonomi masyarakat mencapai Rp26,76 triliun sepanjang 2025 hingga semester I 2026.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulog Perkuat Peran dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rizal menilai peningkatan multiplier effect menunjukkan bahwa kebijakan pangan pemerintah melalui Bulog mampu menciptakan siklus ekonomi yang saling mendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, petani mendapatkan kepastian pasar, pelaku usaha memperoleh peluang pengembangan bisnis, sementara masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Multiplier effect tersebut menunjukkan kebijakan pangan pemerintah melalui Bulog mampu membangun siklus ekonomi yang saling menguatkan,&#8221; kata Rizal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, kontribusi Bulog tidak hanya diukur dari jumlah stok pangan yang dikelola. Peran perusahaan juga mencakup perlindungan petani, pengendalian inflasi pangan, stabilisasi harga, serta menjaga daya beli masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, Bulog berkomitmen meningkatkan efektivitas penyerapan produksi dalam negeri, memperkuat pengelolaan cadangan beras pemerintah, menjaga kualitas pangan selama penyimpanan, serta memastikan distribusi pangan berjalan tepat jumlah, mutu, harga, dan sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan strategi tersebut, Bulog berharap dapat terus menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.antaranews.com/berita/5679979/mentan-sebut-hilirisasi-sawit-senjata-strategis-ekspor-indonesia">Mentan sebut hilirisasi sawit &#8220;senjata&#8221; strategis ekspor Indonesia</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-catat-dampak-ekonomi-pengelolaan-pangan-rp4854-t/">Bulog Catat Dampak Ekonomi Pengelolaan Pangan Rp48,54 T</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</title>
		<link>https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 01:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[petani tebu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulog Siapkan Perombakan Manajemen GMM untuk Atasi Keluhan Petani Tebu Perum Bulog berencana melakukan pembenahan menyeluruh di PT Gendhis Multi Manis (GMM) setelah muncul keluhan dari petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Langkah tersebut diambil menyusul terganggunya penyerapan hasil panen akibat belum optimalnya operasional pabrik gula milik anak usaha Bulog tersebut. Persoalan ini menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/">Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Bulog Siapkan Perombakan Manajemen GMM untuk Atasi Keluhan Petani Tebu</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perum Bulog berencana melakukan pembenahan menyeluruh di PT Gendhis Multi Manis (GMM) setelah muncul keluhan dari petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Langkah tersebut diambil menyusul terganggunya penyerapan hasil panen akibat belum optimalnya operasional pabrik gula milik anak usaha Bulog tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persoalan ini menjadi perhatian karena berdampak langsung terhadap petani yang mengandalkan musim panen tebu sebagai sumber pendapatan utama. Bulog menilai perbaikan tata kelola dan operasional perusahaan diperlukan agar hubungan kemitraan dengan petani dapat berjalan lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://beritabavet.id/pemerintah-siapkan-strategi-pajak-2027-perkuat-ekonomi/"><strong><em>Pemerintah Siapkan Strategi Pajak 2027 Perkuat Ekonomi</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bulog Usulkan Pergantian Manajemen untuk Tingkatkan Kinerja Perusahaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog, Tomi Wijaya, mengatakan perusahaan telah mengusulkan perubahan susunan manajemen PT Gendhis Multi Manis kepada pihak terkait. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan efektivitas operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tomi, setiap masukan yang disampaikan petani menjadi bahan evaluasi penting bagi Bulog. Perusahaan berkomitmen menghadirkan perbaikan yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi petani tebu dan seluruh pemangku kepentingan dalam industri gula nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan manajemen diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan koordinasi operasional, serta memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani sebagai pemasok bahan baku utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perbaikan Fasilitas Produksi Jadi Fokus Pembenahan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain melakukan evaluasi terhadap jajaran manajemen, Bulog juga mengusulkan perbaikan fasilitas produksi di PT Gendhis Multi Manis. Salah satu fokus utama adalah pembaruan dan perbaikan mesin boiler yang menjadi bagian penting dalam proses pengolahan tebu menjadi gula.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usulan tersebut telah diajukan kepada pemegang saham melalui mekanisme yang berlaku. Perbaikan fasilitas diharapkan dapat meningkatkan keandalan operasional pabrik sehingga proses giling berjalan lebih lancar saat musim panen berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bulog, kesiapan fasilitas produksi menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan penyerapan tebu dari petani. Ketika pabrik beroperasi optimal, hasil panen dapat terserap dengan lebih baik dan rantai pasok industri gula tetap terjaga.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gangguan Operasional Pabrik Berdampak pada Penyerapan Tebu</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, PT Gendhis Multi Manis belum dapat beroperasi secara penuh akibat kendala teknis pada mesin produksi. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas penyerapan tebu menurun dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Operasional pabrik gula memiliki peran strategis dalam ekosistem pergulaan nasional. Selain menyerap hasil panen petani, keberadaan pabrik juga menjadi penggerak ekonomi di daerah sentra produksi tebu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulog menegaskan berbagai langkah perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<h3 class="wp-block-heading">GMM Bentuk Tim Khusus untuk Membantu Penyerapan Hasil Panen</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah jangka pendek, PT Gendhis Multi Manis telah membentuk tim khusus yang bertugas membantu proses penyerapan hasil panen petani. Tim tersebut juga bertanggung jawab menyusun skema pengalihan tebu ke pabrik gula lain yang masih memiliki kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Gendhis Multi Manis, Sri Emilia Mudiyanti, menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan pendataan wilayah dan pabrik yang dapat membantu menyerap tebu petani dari Blora dan sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil panen tidak terbuang dan petani tetap memiliki akses pasar selama proses perbaikan operasional berlangsung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Protes Petani Jadi Alarm bagi Industri Pergulaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana pembenahan ini muncul setelah sejumlah petani melakukan aksi protes di depan pabrik gula GMM. Dalam aksi tersebut, petani meluapkan kekecewaan karena hasil panen mereka tidak dapat segera diserap oleh pabrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bahwa kelancaran operasional pabrik gula sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha petani. Keterlambatan penyerapan dapat meningkatkan risiko kerugian karena kualitas tebu akan menurun jika tidak segera diolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Emilia menjelaskan bahwa berbagai langkah penanganan masih terus dikoordinasikan bersama pihak terkait. Sebagai bagian dari BUMN, setiap kebijakan yang diambil harus melalui proses evaluasi dan mekanisme tata kelola yang berlaku.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pembenahan Diharapkan Perkuat Kemitraan dengan Petani</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Industri gula nasional membutuhkan sinergi yang kuat antara petani, pabrik pengolahan, dan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan produksi. Karena itu, perbaikan yang dilakukan Bulog diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi kemitraan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perombakan manajemen, peningkatan fasilitas produksi, serta upaya menjaga penyerapan hasil panen menjadi langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan petani. Ke depan, Bulog berharap PT Gendhis Multi Manis dapat beroperasi lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan industri gula nasional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7554690/respons-protes-petani-anak-usaha-bulog-jamin-tebu-lokal-terserap"><strong><em>Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/bulog-rombak-manajemen-anak-usaha-usai-protes-petani/">Bulog Rombak Manajemen Anak Usaha Usai Protes Petani</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
