Update Kebijakan Subsidi & Bansos

Seleksi Ketat Hewan Kurban untuk Korban Banjir Aceh

Dompet Dhuafa Seleksi Ketat Hewan Kurban untuk Korban Banjir Aceh

Proses Quality Control Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak

Dompet Dhuafa menyiapkan sekitar 200 hewan kurban untuk disalurkan kepada korban banjir di Aceh. Sebelum distribusi, lembaga tersebut melakukan seleksi ketat guna memastikan seluruh hewan memenuhi standar kesehatan dan kelayakan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan peternakan Sultan Muda Farm yang berlokasi di Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambu Aye, Kabupaten Aceh Utara. Kemitraan ini dimulai sekitar satu bulan sebelum perayaan Iduladha.

baca juga”Kasatgas PRR Minta Daerah Sumatera Bentuk Satgas

Dalam proses quality control, tim memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat ibadah. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik seperti mata, gigi, kuku, serta berat badan.

Peternak setempat, Agus Sri, menjelaskan bahwa hanya kambing yang benar-benar sehat yang dipilih untuk kurban. Ia menegaskan bahwa kualitas kesehatan hewan sangat memengaruhi kualitas daging yang akan diterima masyarakat.

Sistem Kandang dan Perawatan Tingkatkan Kesehatan Ternak

Sultan Muda Farm menerapkan sistem kandang panggung yang membantu menjaga kebersihan lingkungan ternak. Desain ini memungkinkan kotoran dan urine tidak menumpuk di lantai, sehingga mengurangi risiko penyakit seperti cacingan dan infeksi kulit.

Selain itu, kandang panggung memberikan perlindungan lebih baik terhadap cuaca ekstrem dan ancaman predator. Kondisi ini membuat ternak tetap kering dan nyaman, terutama saat musim hujan.

Selama masa pemeliharaan, peternak juga memperhatikan pola pakan dan kondisi psikologis hewan. Kambing diberi pakan kombinasi hijauan dan konsentrat untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Dalam sehari, komposisi pakan terdiri dari sekitar 20 persen hijauan dan sisanya konsentrat. Pendekatan ini bertujuan menjaga bobot ideal sekaligus kualitas kesehatan ternak.

Standar Berat dan Distribusi ke Wilayah Terdampak

Dompet Dhuafa menetapkan standar berat tertentu untuk hewan kurban. Kambing yang dipilih memiliki bobot antara 23 kilogram hingga 32 kilogram, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hewan kurban tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir, seperti Kabupaten Pidie Jaya, Kuala Simpang Aceh Tamiang, Langkahan, dan Sawang di Aceh Utara.

Distribusi ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana. Selain sebagai bantuan pangan, penyaluran kurban juga menjadi bentuk solidaritas sosial pada momen Iduladha.

Dampak Kemitraan bagi Peternak Lokal

Kemitraan antara Dompet Dhuafa dan Sultan Muda Farm memberikan manfaat ekonomi bagi peternak lokal. Desa Ceumpeudak sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang pada 2025.

Agus Sri menyampaikan bahwa kerja sama ini membantu meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan peluang usaha yang lebih stabil bagi peternak.

“Kami merasa terbantu dengan adanya kerja sama ini, terutama di kondisi Aceh yang belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.

Ia berharap program kemitraan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Partisipasi Publik dan Edukasi Melalui Kunjungan Lapangan

Kegiatan seleksi hewan kurban juga melibatkan publik, termasuk influencer Dasha Gartman. Ia turut mengunjungi kandang untuk melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan hewan.

Dalam kunjungannya, Dasha ikut memeriksa kondisi fisik kambing, mulai dari kaki hingga berat badan. Ia juga berinteraksi langsung dengan ternak, yang memberikan pengalaman berbeda baginya.

Menurut Dasha, kegiatan ini memberikan pemahaman lebih tentang pentingnya memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum disalurkan.

Ia juga menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang berdampak besar, terutama bagi korban bencana yang membutuhkan bantuan.

Penutup: Kurban sebagai Bentuk Solidaritas dan Pemulihan

Program penyaluran hewan kurban ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah proses pemulihan pascabencana.

Dengan seleksi ketat dan pengelolaan yang terencana, Dompet Dhuafa memastikan bantuan yang diberikan berkualitas dan tepat sasaran.

Ke depan, kolaborasi antara lembaga sosial dan peternak lokal diharapkan dapat terus berkembang. Selain membantu masyarakat terdampak, program ini juga berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan di daerah.

baca juga”Berapa Modal Minimal Ternak Kambing 2 Ekor Sampai Siap Jual? Panduan Persiapan Qurban Idul Adha