<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>solid Archives - beritabavet.id</title>
	<atom:link href="https://beritabavet.id/tag/solid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabavet.id/tag/solid/</link>
	<description>Analisis Kebijakan Ekonomi &#38; Regulasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 15:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Ekonom Nilai Ekonomi RI Solid, Berpeluang Tumbuh 6%</title>
		<link>https://beritabavet.id/ekonom-nilai-ekonomi-ri-solid-berpeluang-tumbuh-6/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 15:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[ekonom]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[solid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=184</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ekonomi Indonesia Dinilai Solid, Berpotensi Tumbuh Hingga 6 PersenStabilitas Makroekonomi dan Disiplin Fiskal Jadi Penopang Utama Kondisi ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Sejumlah indikator menunjukkan fondasi ekonomi nasional berada dalam kondisi stabil, sehingga membuka peluang pertumbuhan hingga kisaran 5%–6% dalam jangka menengah. Chief Economist IQI Global, Shan Saeed, menilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/ekonom-nilai-ekonomi-ri-solid-berpeluang-tumbuh-6/">Ekonom Nilai Ekonomi RI Solid, Berpeluang Tumbuh 6%</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ekonomi Indonesia Dinilai Solid, Berpotensi Tumbuh Hingga 6 Persen<br>Stabilitas Makroekonomi dan Disiplin Fiskal Jadi Penopang Utama</p>



<p>Kondisi ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Sejumlah indikator menunjukkan fondasi ekonomi nasional berada dalam kondisi stabil, sehingga membuka peluang pertumbuhan hingga kisaran 5%–6% dalam jangka menengah.</p>



<p>Chief Economist IQI Global, Shan Saeed, menilai dunia saat ini tidak berada dalam situasi normal. Tekanan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perlambatan ekonomi global menjadi tantangan yang dihadapi banyak negara.</p>



<p><mark>“Dalam kondisi global seperti ini, negara dengan demografi kuat, stabilitas makroekonomi, pertumbuhan konsisten, dan disiplin kebijakan akan lebih mampu bertahan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).</mark></p>



<p>Menurutnya, Indonesia termasuk dalam kelompok negara dengan daya tahan ekonomi yang baik. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator makroekonomi yang relatif terjaga dibandingkan banyak negara lain.</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia masih berada di bawah 40 persen. Selain itu, defisit anggaran tetap terkendali di bawah 3 persen, sementara inflasi berada di kisaran yang stabil. Peran Bank Indonesia dalam menjaga inflasi di bawah 3,5 persen juga dinilai signifikan.</p>



<p>Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://pekalongan.suaramerdeka.com/ekonomi/18117058125/iqi-global-ekonomi-indonesia-sehat-jadi-modal-kuat-genjot-pertumbuhan-hingga-6-persen">IQI Global: Ekonomi Indonesia Sehat, Jadi Modal Kuat Genjot Pertumbuhan hingga 6 Persen</a></em></strong>&#8220;</p>



<p>Sebagai perbandingan, beberapa negara maju saat ini menghadapi inflasi yang lebih tinggi, bahkan mencapai 5% hingga 6%. Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi yang relatif lebih stabil dalam menjaga daya beli masyarakat.</p>



<p>Shan Saeed menekankan bahwa terdapat empat faktor utama yang menopang optimisme terhadap ekonomi Indonesia. Faktor tersebut meliputi stabilitas makroekonomi, konsistensi pertumbuhan, disiplin fiskal, serta kemampuan pemerintah dalam mengeksekusi kebijakan secara efektif.</p>



<p>Ia menilai kombinasi faktor tersebut menciptakan kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia. Stabilitas yang terjaga membuat Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di tengah ketidakpastian global.</p>



<p>“Kredibilitas kebijakan kini menjadi modal penting. Ketika kebijakan dijalankan secara disiplin, kepercayaan pasar akan terbentuk dengan sendirinya,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kondisi global saat ini memiliki kemiripan dengan periode krisis di era 1970-an, yang ditandai oleh lonjakan harga energi dan tekanan geopolitik. Dalam situasi seperti itu, pembelajaran dari sejarah menjadi penting agar kebijakan ekonomi tetap tepat sasaran.</p>



<p>Di tengah dinamika tersebut, ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berada di kisaran 5% hingga 6%, bahkan berpotensi melampaui 5,4% sesuai ekspektasi pasar. Proyeksi ini didukung oleh keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, serta kebijakan fiskal yang terjaga.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini dapat dikatakan sehat. Pertumbuhan ekonomi berada di sekitar 5%, suku bunga di kisaran 4,75%, inflasi sekitar 3,5%, serta defisit anggaran sekitar 2,9%. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi masih lebih tinggi dibandingkan tekanan biaya hidup dan biaya usaha.</p>



<p>Selain faktor makroekonomi, Indonesia juga diuntungkan oleh struktur demografi yang produktif. Populasi usia kerja yang besar menjadi potensi penting dalam mendorong konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.</p>



<p>Namun demikian, tantangan global tetap perlu diwaspadai, termasuk perlambatan ekonomi di negara mitra dagang utama dan ketidakpastian pasar keuangan global. Oleh karena itu, konsistensi kebijakan dan reformasi struktural tetap menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan.</p>



<p>Secara keseluruhan, penilaian ekonom global ini menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam posisi yang relatif kuat dibandingkan banyak negara lain. Dengan fondasi yang solid dan kebijakan yang disiplin, peluang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tetap terbuka.</p>



<p>Ke depan, keberlanjutan pertumbuhan akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga stabilitas, meningkatkan investasi, serta mendorong produktivitas sektor riil. Jika faktor-faktor tersebut dapat dikelola dengan baik, Indonesia berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu ekonomi utama di kawasan.</p>



<p>Baca Juga &#8220;<a href="http://maritim.go.id/detail/hari-maritim-nasional-ke-60-memperkuat-pilar-maritim-indonesia-melalui-kebijakan-ekonomi-biru"><em><strong>Hari Maritim Nasional ke-60: Memperkuat Pilar Maritim Indonesia melalui Kebijakan Ekonomi Biru</strong></em></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/ekonom-nilai-ekonomi-ri-solid-berpeluang-tumbuh-6/">Ekonom Nilai Ekonomi RI Solid, Berpeluang Tumbuh 6%</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IMF Nilai Kebijakan Ekonomi Indonesia Tetap Solid</title>
		<link>https://beritabavet.id/imf-nilai-kebijakan-ekonomi-indonesia-tetap-solid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:45:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[IMF]]></category>
		<category><![CDATA[solid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=167</guid>

					<description><![CDATA[<p>IMF Nilai Kebijakan Ekonomi Indonesia Solid dan StabilBI Tegaskan Sinergi Fiskal-Moneter Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional International Monetary Fund menilai kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan stabil di tengah tekanan global yang semakin kompleks. Penilaian ini disampaikan melalui apresiasi terhadap konsistensi kebijakan makroekonomi yang dijalankan oleh Indonesia. Bank Indonesia menyampaikan bahwa stabilitas ekonomi nasional dijaga melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/imf-nilai-kebijakan-ekonomi-indonesia-tetap-solid/">IMF Nilai Kebijakan Ekonomi Indonesia Tetap Solid</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>IMF Nilai Kebijakan Ekonomi Indonesia Solid dan Stabil<br>BI Tegaskan Sinergi Fiskal-Moneter Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional</p>



<p>International Monetary Fund menilai kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan stabil di tengah tekanan global yang semakin kompleks. Penilaian ini disampaikan melalui apresiasi terhadap konsistensi kebijakan makroekonomi yang dijalankan oleh Indonesia.</p>



<p>Bank Indonesia menyampaikan bahwa stabilitas ekonomi nasional dijaga melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang disiplin. Pemerintah juga mempertahankan defisit anggaran di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) sebagai bentuk komitmen terhadap stabilitas fiskal.</p>



<p>Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://infobanknews.com/bos-bi-investor-global-nilai-positif-stabilitas-ekonomi-indonesia">Bos BI: Investor Global Nilai Positif Stabilitas Ekonomi Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p>Penilaian positif ini juga disampaikan dalam rangkaian pertemuan pada agenda IMF Spring Meetings. Dalam forum tersebut, Indonesia menegaskan bahwa perekonomiannya tetap berada pada jalur yang terkelola dengan baik meskipun menghadapi ketidakpastian global.</p>



<p>Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Ia menilai pendekatan kebijakan yang diterapkan Indonesia mampu menjaga momentum ekonomi domestik.</p>



<p>Permintaan Domestik Jadi Penopang Utama Pertumbuhan</p>



<p>Bank Indonesia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh permintaan domestik yang stabil. Inflasi juga tercatat terjaga dalam sasaran, sementara intermediasi perbankan menunjukkan pemulihan yang konsisten.</p>



<p>Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, menyatakan bahwa kondisi tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan eksternal. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi tetap solid dan terjaga dengan baik.</p>



<p>Menurut BI, kombinasi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran menjadi kunci dalam menjaga stabilitas. Kebijakan ini tidak hanya fokus pada pengendalian inflasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>Bauran Kebijakan Adaptif Hadapi Tekanan Global</p>



<p>Bank Indonesia menjelaskan bahwa respons kebijakan saat ini bersifat lebih adaptif dan terintegrasi. Kebijakan moneter difokuskan pada stabilitas, sementara kebijakan makroprudensial diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>Selain itu, penguatan sistem pembayaran juga dilakukan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan percepatan digitalisasi. Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi transaksi di berbagai sektor.</p>



<p>BI juga menerapkan kebijakan nilai tukar yang fleksibel namun tetap terukur. Strategi ini bertujuan menjaga daya saing ekonomi sekaligus stabilitas pasar keuangan domestik.</p>



<p>Pengelolaan likuiditas dilakukan secara hati-hati agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan.</p>



<p>Sinergi Fiskal dan Moneter Perkuat Kredibilitas Nasional</p>



<p>BI menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal. Salah satu bentuknya adalah komitmen mempertahankan defisit anggaran di bawah 3 persen dari PDB.</p>



<p>Selain itu, pemerintah juga melakukan realokasi belanja negara ke sektor-sektor produktif. Kebijakan ini dinilai mampu memperkuat kredibilitas ekonomi nasional di mata investor global.</p>



<p>Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter tersebut menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.</p>



<p>Transformasi Struktural dan Arah Ekonomi Jangka Menengah</p>



<p>Dalam jangka menengah, Indonesia juga mendorong transformasi struktural menuju ekonomi bernilai tambah tinggi. Fokus utama diarahkan pada hilirisasi industri dan pengembangan sektor berbasis teknologi.</p>



<p>Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi nasional di pasar global. Selain itu, strategi tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan produktivitas nasional.</p>



<p>Penutup: Stabilitas dan Pertumbuhan Tetap Terjaga</p>



<p>Secara keseluruhan, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global yang terus berkembang. Apresiasi dari IMF menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi nasional berada pada jalur yang tepat.</p>



<p>Ke depan, sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan reformasi struktural diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Dengan pendekatan yang adaptif dan terukur, pertumbuhan berkelanjutan tetap menjadi target utama pembangunan ekonomi nasional.</p>



<p>Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://infobanknews.com/bi-ramal-ekonomi-ri-pada-kuartal-i-2026-tumbuh-52-persen">BI Ramal Ekonomi RI pada Kuartal I 2026 Tumbuh 5,2 Persen</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/imf-nilai-kebijakan-ekonomi-indonesia-tetap-solid/">IMF Nilai Kebijakan Ekonomi Indonesia Tetap Solid</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
