<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bpnt Archives - beritabavet.id</title>
	<atom:link href="https://beritabavet.id/tag/bpnt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabavet.id/tag/bpnt/</link>
	<description>Analisis Kebijakan Ekonomi &#38; Regulasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Feb 2026 13:47:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Kebijakan Baru Bansos PKH dan BPNT 2026 Resmi Berlaku</title>
		<link>https://beritabavet.id/kebijakan-baru-bansos-pkh-dan-bpnt-2026-resmi-berlaku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 13:47:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Kebijakan Subsidi & Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[bpnt]]></category>
		<category><![CDATA[pkh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabavet.id/?p=23</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebijakan Baru Bansos PKH dan BPNT 2026: Penerima Dibatasi Desil 1–4 Kementerian Sosial resmi mengumumkan perubahan kriteria penerima bantuan sosial (bansos) yang mulai berlaku pada triwulan I 2026. Kebijakan ini membatasi penerima bansos reguler hanya untuk masyarakat dalam desil 1 hingga 4. Perubahan tersebut akan diterapkan pada pencairan tahap pertama periode Januari–Maret 2026. Pemerintah menegaskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-baru-bansos-pkh-dan-bpnt-2026-resmi-berlaku/">Kebijakan Baru Bansos PKH dan BPNT 2026 Resmi Berlaku</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan Baru Bansos PKH dan BPNT 2026: Penerima Dibatasi Desil 1–4</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Sosial resmi mengumumkan perubahan kriteria penerima bantuan sosial (bansos) yang mulai berlaku pada triwulan I 2026. Kebijakan ini membatasi penerima bansos reguler hanya untuk masyarakat dalam desil 1 hingga 4.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut akan diterapkan pada pencairan tahap pertama periode Januari–Maret 2026. Pemerintah menegaskan langkah ini bertujuan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan menjangkau keluarga paling membutuhkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial meminta masyarakat mengecek posisi desil masing-masing dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Warga yang berada di desil 1–4 masih berpeluang menerima bantuan. Sementara desil 5 ke atas tidak lagi masuk kategori penerima reguler PKH maupun BPNT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ipaca.id/jadwal-pencairan-bansos-2026-resmi-pkh-bpnt-dan-blt-dana-desa/">Jadwal Pencairan Bansos 2026 Resmi: PKH, BPNT, dan BLT Dana Desa</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembaruan Data DTSEN Jadi Kunci Akses Bantuan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menekankan bahwa data desil DTSEN bersifat dinamis. Posisi desil dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika penghasilan meningkat, kepemilikan aset bertambah, atau jumlah tanggungan berkurang, maka posisi desil dapat naik. Sebaliknya, jika kondisi ekonomi memburuk dan belum tercatat, masyarakat berhak mengajukan pembaruan data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini menjadi bagian dari proses penyaringan ulang agar bansos benar-benar diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori miskin dan rentan. Pemerintah juga mengingatkan pentingnya keaktifan masyarakat dalam memastikan data tetap akurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak Kebijakan: Jutaan KPM Terdampak</p>



<p class="wp-block-paragraph">Implementasi aturan baru ini berdampak pada jutaan penerima. Tercatat sebanyak 920 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan 735.032 KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak lagi menerima bantuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski terjadi pengurangan peserta, kuota nasional tetap dipertahankan. Pemerintah menetapkan kuota 10 juta KPM untuk PKH dan 18,2 juta KPM untuk BPNT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KPM yang keluar dari kepesertaan akan digantikan oleh keluarga dari desil 1–4 yang sebelumnya belum terdaftar. Dengan demikian, alokasi anggaran tetap, tetapi komposisi penerima diperbarui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rincian Besaran Bantuan PKH 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Keluarga Harapan atau Program Keluarga Harapan menyasar keluarga miskin dengan komponen bantuan berbeda sesuai kategori anggota keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besaran bantuan per tahun sebagai berikut:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibu hamil: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak usia dini: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siswa SD: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun atau Rp375.000 per tahap</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Siswa SMA: Rp2 juta per tahun atau Rp500.000 per tahap</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjut usia 60+: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun atau Rp2,7 juta per tahap</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap sepanjang tahun sesuai jadwal Kementerian Sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skema dan Nilai Bantuan BPNT 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Bantuan Pangan Non Tunai disalurkan dalam bentuk saldo elektronik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan yang dicairkan per tiga bulan. Dana tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan tertentu seperti beras, telur, ikan, daging, dan sayuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skema non-tunai ini dirancang untuk memastikan bantuan digunakan sesuai tujuan pemenuhan kebutuhan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arah Kebijakan dan Evaluasi Ke Depan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan kebijakan bansos 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperbaiki akurasi data dan efektivitas subsidi sosial. Penggunaan basis desil dan pembaruan data berkala menjadi fondasi utama reformasi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada validitas data serta koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Sosialisasi yang jelas juga diperlukan agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sistem yang lebih terstruktur, pemerintah berharap bansos PKH dan BPNT benar-benar menyasar keluarga miskin ekstrem dan rentan. Evaluasi berkala akan menjadi penentu apakah kebijakan ini efektif dalam mengurangi ketimpangan sosial pada 2026 dan seterusnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://krandegan.id/artikel/2026/1/8/ini-regulasi-yang-menjelaskan-mengapa-bansos-tidak-disalurkan">Ini Regulasi yang Menjelaskan Mengapa Bansos Tidak Disalurkan</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://beritabavet.id/kebijakan-baru-bansos-pkh-dan-bpnt-2026-resmi-berlaku/">Kebijakan Baru Bansos PKH dan BPNT 2026 Resmi Berlaku</a> appeared first on <a href="https://beritabavet.id">beritabavet.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
