Regulasi Digital & E-commerce

Tiongkok Perkuat Investasi Hunian di Ibu Kota Nusantara

Tiongkok Bangun Apartemen Rp1,27 Triliun untuk Perkuat Hunian di Ibu Kota Nusantara

Investasi asing mulai memperkuat pembangunan sektor hunian di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Investor asal Tiongkok melalui PT Star Bright International Investment membangun kawasan apartemen senilai sekitar Rp1,27 triliun untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

Proyek hunian tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembentukan ekosistem perkotaan di IKN. Kehadiran fasilitas tempat tinggal dinilai penting untuk mendukung aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat ketika kawasan ibu kota baru mulai berkembang.

Baca Juga “3 Jurus Grab Dongkrak Pertumbuhan Pemasaran di Era AI

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pembangunan hunian oleh investor asing menunjukkan meningkatnya minat terhadap pengembangan kawasan IKN. Menurutnya, investasi tersebut dapat menjadi pemicu masuknya berbagai sektor usaha lain ke ibu kota baru Indonesia.

Investor Tiongkok Kembangkan Apartemen Terintegrasi di Kawasan Inti IKN

Pembangunan apartemen dilakukan oleh PT Star Bright International Investment, perusahaan yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co Ltd asal Tiongkok.

Proyek tersebut berada di Wilayah Perencanaan 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dengan luas lahan sekitar 15.501 meter persegi. Kawasan hunian ini dirancang sebagai apartemen terintegrasi yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Fasilitas tersebut mencakup restoran, area ritel, pusat kebugaran, serta ruang komersial yang mendukung kebutuhan penghuni. Konsep ini dirancang agar kawasan hunian tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan perkotaan modern.

Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa investasi dengan nilai sekitar Rp1,27 triliun tersebut diharapkan mampu mendukung operasional pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitar IKN.

Menurutnya, keberadaan hunian berkualitas menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kota baru yang memiliki fungsi lengkap dan berkelanjutan.

Pembangunan Empat Menara Apartemen Ditargetkan Rampung 2028

Proyek apartemen ini akan dibangun secara bertahap. Pada tahap awal, pembangunan mencakup dua menara apartemen yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Setelah tahap pertama rampung, pembangunan akan dilanjutkan dengan dua menara tambahan yang ditargetkan selesai pada 2028. Secara keseluruhan, proyek ini akan memiliki empat menara dengan sekitar 680 unit hunian.

Presiden Direktur PT Star Bright International Investment Lu Keming menyebutkan bahwa prospek investasi di IKN cukup besar. Selain sektor hunian, pihaknya juga melihat peluang pengembangan sektor lain seperti perhotelan dan pariwisata.

“Total empat menara dengan sekitar 680 unit, prospek di IKN cukup besar dan juga tertarik berinvestasi perhotelan dan pariwisata,” ujar Lu Keming.

Pembangunan dimulai setelah proses pembersihan dan pematangan lahan selesai pada awal Juli 2026. Lokasi apartemen tersebut memiliki pemandangan strategis yang mengarah ke kawasan perbukitan, Istana Garuda, serta area yudikatif dan legislatif yang masih dalam tahap pembangunan.

Investasi Asing Dorong Pembentukan Ekosistem Kota Baru IKN

Kehadiran investor Tiongkok di sektor hunian menjadi salah satu bagian dari strategi pengembangan IKN sebagai kota baru Indonesia. Selain membangun infrastruktur pemerintahan, pemerintah juga membutuhkan dukungan sektor swasta untuk menciptakan kawasan yang memiliki fasilitas lengkap bagi masyarakat.

Hunian menjadi salah satu kebutuhan utama dalam proses pembangunan kota baru. Ketersediaan tempat tinggal bagi aparatur sipil negara, pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat pendukung akan menentukan keberhasilan pembentukan ekosistem perkotaan di IKN.

Dengan adanya investasi apartemen terintegrasi, kawasan inti IKN diharapkan mampu berkembang sebagai pusat aktivitas baru yang menggabungkan fungsi pemerintahan, bisnis, dan kehidupan masyarakat.

PT Star Bright International Investment juga aktif memperkenalkan peluang investasi IKN kepada pelaku usaha di Tiongkok. Langkah tersebut dilakukan untuk menarik lebih banyak perusahaan asing agar ikut berpartisipasi dalam pengembangan ibu kota baru.

IKN Menjadi Daya Tarik Baru bagi Investor Internasional

Pembangunan hunian oleh investor asal Tiongkok menunjukkan bahwa IKN mulai menarik perhatian pelaku usaha internasional. Selain sektor properti, peluang investasi juga terbuka pada bidang pariwisata, perdagangan, jasa, dan infrastruktur pendukung lainnya.

Lu Keming menilai IKN memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu kota modern dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Ia berharap semakin banyak investor dari Tiongkok maupun negara lain yang tertarik mengambil bagian dalam pembangunan kawasan tersebut.

Dengan dukungan investasi, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan fasilitas publik, IKN diarahkan menjadi pusat pemerintahan sekaligus kota baru yang mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi Indonesia.

Baca Juga “Mengapa Kopdes tak bisa disamakan dengan minimarket?